Minggu, 23 April 2017

BUDAYA BARAT?! GO AWAY!!


PANDANGAN HIDUP 
Setiap manusia memiliki pandangan hidup. Manusia itu sendiri pasti memiliki pandangan hidup yang berbeda. Pandangan hidup juga bisa menentukan kehidupan di masa depan.  Menurut saya, Pandangan Hidup adalah suatu landasan yang menjadi pegangan kita dalam menjalani kehidupan. Seperti mau menuju kemana sih kita ini? Sebenernya apa tujuan hidup kita, cari jodoh? Jadi anak yang berbakti? cari surga? Jadi orang sukses? Ha?!! (biasa aja keles mbak).

Kita di haruskan untuk memiliki prinsip hidup yang mana yang akan kita ambil kelak buat masa depan kita. Entah itu nanti akan menjadi awal yang baik atau buruk, intinya kita kan sudah mencoba~ (yo’i ga). Bisa belajar juga dari kesalahan. Contoh yang salah seperti, ergh gak dibilang salah juga sih, cuma kurang tepat dan kurang bener aja gitu buat masa depan kita. (wkwkw sama aja)
 
Indonesia! Ya! Negara tempat kita tinggal dan lahir, siapa sih yang tidak kenal Negara yang memiliki rempah-rempah paling dicari-cari? Maka sekarang kita sebagai masyarakat Indonesia harus tahu perkembangan dan apa dampak-nya bagi kita serta bagaimana cara menyikapinya.
Disini saya akan membahas, bagaimana pendapat saya tentang dampak masuknya budaya luar atau kebarat-baratan di kalangan masyarakat Indonesia.
 
Yang pertama menimbulkan perubahan dalam gaya hidup, yang mengarah kepada masyarakat yang konsumtif komersial. Masyarakat akan minder apabila tidak menggunakan pakaian yang bermerk (merk terkenal).

Kedua,sebagai sarana kompetisi yang menghancurkan. Proses globalisasi tidak hanya memperlemah posisi negara melainka juga akan mengakibatkan kompetisi yang saling menghancurkan. Katanya sih, tapi saya juga kurang paham dengan yang satu ini wkwk karna engga ngerti globalisasi, cuman paham sama apa yang terlihat di depan mata saja.
Ketiga, Sebagai pembunuh pekerjaan. Sebagai akibat kemajuan teknologi dan pengurangan biaya per unit produksi, maka output mengalami peningkatan drastis sedangkan jumlah pekerjaan berkurang secara tajam. Nah kalo ini ada nih contoh nya di pabrik mana gitu, para pekerja di PHK lantaran bosnya udah beli alat yang bisa gantiin pekerjaan manual para pekerja. Jadi bosnya engga perlu ngegaji orang, Cuma nyediain listrik buat tu robot, kasian ya mereka yang di PHK. Hiks.
Keempat, Sebagai imperialisme budaya. Proses globalisasi membawa serta budaya barat, serta kecenderungan melecehkan nilai-nilai budaya tradisional. Nah ini nih, seperti yang terjadi di kalangan remaja era sekarang, 2017 tjoyy.

Di kehidupan Remaja masa sekarang sudah banyak perbedaan dengan kehidupan remaja 5 tahun yang lalu atau bahkan beribu-ribu taun lalu—hehe—. Dulu kehidupan seorang remaja, adalah belajar dan tidak tergantung dengan gadget.  Semasa dulu saya tidak pernah liat anak SMP bergaya membawa sebuah gadget kemana pun kecuali Handpohone, ataupun anak SD.

Dulu dimana tidak ada yang namanya tempat nongkrong di suatu supermarket, warung, pinggir jalan, ya anda tahulah tak usah disebutkan. Dulu juga tidak ada anak smp laki-laki maupun perempuan mengenal "rokok" hmm... Tetapi masa sekarang, di tahun 2017 ini, kemajuan teknologi serta public place tepatnya disekitar jakarta, telah mempengaruhi remaja masa kini.  Saya sering melihat remaja SMP laki-laki maupun perempuan tidak ada , atau tidak punya rasa malu menghisap rokok di tempat umum sambil kumpul-kumpul bertawa ria. Atau bahkan anak SD sudah ada yang seperti ini—hmmmsss—.  

Perkembangan Zaman telah merubah segalanya sehingga BUDI PEKERTI seharusnya lebih diperketat dalam pendidikan moral dan akhlak. Ada lagi nih yang lagi viral, yang bener-bener viral, bahkan sampai masuk yucup. Gaya pacaran yang patut dihapuskan!! Pentingnya nilai keagamaan, keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Untuk yang imannya masih lemah, masih seuprit, masih seupil segede biji zahra dilarang keras berpacaran. Karena resikonya cukup gede. Melawan nafsu broohh~

Udah banyak yang enggak punya malu menunjukan kemesraan di khalayak umum, OHMYY~~ ya menurut kitabku Al-Qur’an, pacaran juga dilarang, karna itu bagian atau awal dari zina. Yang lagi virak nih brohh, di palembang, kissing di jembatan iuhh weks, ngapa kaga mesen kamar gitu di hotel ato kontrakan kek, heleh heleh. Dirajam terus di asingkan baru tau rasa kau ckck.
Yha bukan hanya negatifnya saja ada juga dampak positifnya ya tho. Dalam bidang sistem teknologi, Ilmu Pengetahuan, dan ekonomi. Lalu pergeseran struktur kekuasaan dari otokrasi menjadi oligarki. Lalu dengan adanya yucup, instagram dan sosmed lainnya, kita bisa memperkenalkan budaya kita yang sangat beranekaragam dari sabang sampai merauke tetapi dengan semboyan bhineka tunggal ika. Tapi itu juga tergantung bagaimana kita menyikapi budaya luar yang masuk ke Negeri tercinta kita ini kawaan..

     


Dari tulisan diatas. Saya dapat menyimpulkan bahwa BUDI PEKERTI juga sangat berperan dalam memilih seperti apa pandangan hidup kita dan berguna untuk mewujudkan ahlak moral generasi muda untuk menjadi lebih baik dari pada masa sekarang yang saya lihat. cukup ironis pembacaa!! Huft. Ini lah yang harus di perjuangkan untuk masa depan bangsa indonesia yang cerah gerakkanlah BUDAYA ANTI-KORUPSI jangan sampai masalah ini membuat bangsa kita mundur. Cintai-lah Negara tercinta kita ini kawaann~ Dankee...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PERBEDAAN KEWARGANEGARAAN DAN PANCASILA

PERBEDAAN KEWARGANEGARAAN DAN PANCASILA A.       Kewarganegaraan Kewarganegaraan merupakan keanggotaan seseorang dalam kontrol sat...